Inmark digital

Observasi Campaign ‘Rebranding’ Kota Bandung #InmarKeBandung

Diposting oleh Administrator, February 24, 2015.
IMG_1626
Kota Bandung sejak lama dikenal karena banyaknya orang-orang kreatif di sana, dari pemain band yang terkenal sampai penemu kuliner-kuliner yang unik. Beberapa bulan terakhir di media sosial netizen

Kota Bandung sejak lama dikenal karena banyaknya orang-orang kreatif di sana, dari pemain band yang terkenal sampai penemu kuliner-kuliner yang unik. Beberapa bulan terakhir di media sosial netizen ramai membicarakan tentang kota ini. Ridwan Kamil lah sosok walikota yang kreatif dan social media friendly yang membuat berbagai gebrakan unik untuk Bandung dan aktif mempromosikanya via media sosial miliknya, sehingga masyarakat kota ini juga terpancing untuk ikutan ‘menjual’ kota mereka ke halayak ramai lewat media sosial secara sukarela.

Salah satu inisiasi Pak Walikota yang cukup ramai dibicarakan di media, baik media sosial sampai media mainstream adalah pengadaan taman-taman dengan konsep yang unik dan menarik. Ada Taman Jomblo, Taman Film, Taman Musik, dan masih banyak lagi taman yang lainnya. Selain itu ada inisiasi beliau yang juga menarik yaitu adanya hari-hari tematik, Senin Damri Gratis, Selasa Tanpa Rokok, Rabu Nyunda, Kamis Inggris, Jumat Sepeda, dan Sabtu Festival.

Nah karena semua hal itu ramai dibicarakan di media sosial, kami Tim Inmark tertarik untuk meninjau secara langsung ke Kota Bandung. Apakah semua hal-hal yang menurut kami cukup berhasil menjadi topik pembicaraan di dunia digital, terealisasi baik pada kenyataannya di lapangan. Selain kami meninjau langsung ke sana kami juga ada undangan bertemu dengan komunitas Bandung Clean Action, salah satu komunitas di sana yang cukup aktif di media sosial dengan gerakan GPSnya (Gerangakan Pungut Sampah). Jadi selain mencari insight secara langsung kami juga bisa mendapatkan insight dari internal orang-orang atau komunitas-komunitas Bandung.

Awal kunjungan ke Bandung kami observasi ke taman-taman tematik di sana, dari Taman Skateboard, Taman Jomblo, Taman Film, sampai Taman Musik. Kami menemukan taman-taman tersebut masih banyak dikunjungi warga-warga Bandung, Pemkot juga menyediakan akses wifi gratis hanya dengan memasukkan nama, umur, dan pekerjaan. Tetapi sayangnya taman-taman tersebut tidak terawat dengan baik, padahal taman-taman tersebut terbilang baru. Menurut warga Bandung awal-awal pembukaan taman-taman tersebut ada petugas pemkot yang menjaganya, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi.

Setelah observasi ke taman-taman, kami memenuhi undangan dari komunitas Bandung Clean Action. Disana kami mendapat banyak sekali insight mengenai campaign Kota Bandung. Campaign di Bandung berhasil karena adanya kolaborasi antara komunitas, pemerintah dan pihak swasta. Bandung Clean Action sendiri fokus pada kebersihan Kota Bandung dengan Gerakan Pungut Sampah di sekolah-sekolah dan di berbagai event-event yang ada di Bandung.

Kami sempat memaparkan pandangan kami mengenai kota Bandung dari segi pemantauan kami di digital, salah satunya mengenai campaign logo ‘Friendly Bandung’ yang menurut kami bagus dan menarik. Tetapi ternyata menurut mereka logo tersebut belum resmi dijadikan campaign logo kota Bandung, itu hanya inisiasi salah satu penggiat kreatif Bandung.

Berikut beberapa testimoni dari teman-teman Inmark Digital mengenai trip #InmarKeBandung beberapa waktu yang lalu:

@Dewikr: “trip ke Bandung itu seru! Dengan trip itu setidaknya bisa melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, sekaligus membandingkan dengan crowd di social media. Makin seru karena sudah bertemu dg salah satu komunitas yang “make it [bandung] happens.” It was fun learning!”

@bungaistyani: Trip Studi Banding Bandung kali ini edukatif-inspiratif-kenyangatif! Komplit! :D

@TitiwAkmar: Studi Band(u)ing kali ini efisien dan efektif. Gak pake lama2 tapi jebret ketemu sama orang-orang yang turun tangan langsung dengan gerakan-gerakan di Bandung, khususnya tentang kebersihan. Trus juga bisa liat-liat gemana sih taman-tamannya bandung yang digadang-gadang paling “megang” karena tangan hijau Ridwan Kamil. Makan enak, nginep asik, network baru. BAHAGIA!

@AdhiStwd: Trip #InmarKeBandung kemarin beda sama trip-trip ke Bandung yang biasa saya lakuin tiap week-end. :D Senang rasanya bisa touring taman-taman unggulan Kota Bandung bareng tim Inmark; plus ketemu & ngobrol seru bareng orang-orang yang terlibat langsung di berbagai campaign Kota Bandung. HAPPINESS OVERLOAD! :)

@Venturae: Fun trip selama 2 hari melihat dari dekat “rebranding” Bandung itu serasa kuliah lagi 1 semester. Belajar dengan mengamati, menyimak:  cukup seru dan bermakna bingits. Makin lengkap karena dapat sebagian jawaban dari komunitas pelaku perubahan Bandung: Bandung Clean Action. Learning is exciting and fun.

Pelajaran yang dapat diambil dari observasi ini adalah branding sebuah kota akan berhasil dan berjalan dengan baik jika ada kolaborasi dan komunikasi antara komunitas, pemerintah dan pihak swasta, juga branding sebuah kota dianggap berhasil jika apa yang dilihat bagus di luar oleh kota lain harus benar-benar terealisasi pada kenyataannya di lapangan dan di-maintain dengan benar.

Sekian dan semoga kota-kota lain di Indonesia juga melakukan hal-hal yang baik dan menarik pada kotanya sehingga bisa menjadikan Indonesia mempunyai daya tarik yang besar dengan pihak luar.

Our location
Socialize


Latest from tweet
Shoot us message

Got a question? Want a quote? Take a moment and complete our handy form and we will get back to you sonner than you'd expect